• Tentang Kami
  • Info Pariwara
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat & Kondisi
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Jumat, 31 Juli 2026
Beritacore.com | Suara, Tren, dan Gaya Hidup Gen Z Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Core News
    • Viral
    • Indo Pop
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Fits (Fashion)
    • Gadget & Games
    • Hype & Kuliner
  • Inforial
    • Selebriti
    • Olah Raga
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Kota Pekanbaru
  • Mindset
    • Hustle (Karier/Uang)
    • Mental Health
    • Perspektif
  • Pop Culture
    • Hiburan
    • Film & Series
    • Musik/K-Pop
  • Kontak
Beritacore.com | Suara, Tren, dan Gaya Hidup Gen Z Indonesia
  • Home
  • Core News
    • Viral
    • Indo Pop
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Fits (Fashion)
    • Gadget & Games
    • Hype & Kuliner
  • Inforial
    • Selebriti
    • Olah Raga
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Kota Pekanbaru
  • Mindset
    • Hustle (Karier/Uang)
    • Mental Health
    • Perspektif
  • Pop Culture
    • Hiburan
    • Film & Series
    • Musik/K-Pop
  • Kontak
No Result
View All Result
Berita Core
No Result
View All Result
Home Mindset Hustle (Karier/Uang)

Bukan Lagi Hustle Culture, Ini Alasan Kenapa Slow Living Jadi Impian Baru Generasi Muda

Berita Core oleh Berita Core
Jumat, 31 Juli 2026
in Hustle (Karier/Uang), Mindset
A A
0
Slow Living
189
DIBAGIKAN
1.5k
VIEWS
BagikanBagikan

Bukan Lagi Hustle Culture, Ini Alasan Kenapa Slow Living Jadi Impian Baru Generasi Muda

JAKARTA — Selama lebih dari satu dekade, narasi dunia kerja dan gaya hidup didominasi oleh hustle culture—sebuah doktrin yang mengagungkan kerja keras tanpa henti, jam lembur yang panjang, dan ambisi mengejar pencapaian finansial setinggi-tingginya di usia muda. Namun, kejenuhan mendalam perlahan melahirkan perlawanan sunyi. Generasi muda kini mulai ramai-ramai memutar arah dan menjadikan slow living sebagai impian hidup baru mereka.

READ ALSO

Fenomena Main Character Energy Niatnya Self-Love, Kenapa Malah Bikin Gen Z Merasa Insecure

Fenomena Main Character Energy: Niatnya Self-Love, Kenapa Malah Bikin Gen Z Merasa Insecure?

Jumat, 31 Juli 2026
wawancara kerja

Unik tapi Nyata: 15% Gen Z Temani Anak Wawancara Kerja hingga Bantu Nego Gaji

Kamis, 30 Juli 2026

Slow living bukan berarti bermalas-malasan atau berhenti berkarya. Sebaliknya, ini adalah sebuah filosofi hidup yang menekankan pada kesadaran penuh (mindfulness), kualitas di atas kuantitas, serta kemampuan untuk menikmati setiap proses kehidupan tanpa harus terburu-buru oleh tekanan sosial.

Ketika “Kerja Lemes, Hasil Maksimal” Menggeser Kerja Bagai Kuda

Pergeseran ini dipicu oleh kesadaran kolektif bahwa hustle culture sering kali berujung pada kelelahan fisik dan emosional yang ekstrem (burnout). Generasi muda menyaksikan langsung bagaimana kesehatan mental, hubungan keluarga, dan kebahagiaan pribadi kerap dikorbankan demi mengejar status materi yang tak pernah ada habisnya.

Menikmati secangkir kopi di pagi hari tanpa terdistraksi notifikasi pekerjaan, memiliki waktu untuk hobi, serta menikmati udara segar di lingkungan yang tenang kini dianggap sebagai bentuk “mewah” yang jauh lebih berharga daripada tumpukan bonus kerja yang dibayar dengan stres berkepanjangan.

“Dulu saya merasa bersalah kalau tidak produktif 24 jam sehari. Tapi setelah mengalami burnout parah, saya sadar hidup bukan perlombaan lari cepat. Slow living mengajarkan saya untuk hadir sepenuhnya di saat ini dan menghargai ritme hidup saya sendiri,” ungkap Farhan (26), seorang pekerja kreatif yang memilih pindah ke kota kecil.

Faktor Pendorong Mengapa Slow Living Makin Diminati

Ada beberapa pemicu utama yang membuat konsep hidup lambat ini kian mengakar di kalangan Gen Z dan milenial muda:

  • Pemulihan Kesehatan Mental: Mengurangi kecepatan hidup membantu meredakan kecemasan kronis (chronic anxiety) akibat tuntutan pencapaian yang tidak realistis di media sosial.
  • Redefinisi Makna Sukses: Kriteria sukses tidak lagi melulu diukur dari merk mobil, posisi jabatan di kartu nama, atau jumlah jam kerja, melainkan dari tingkat kedamaian pikiran dan kualitas waktu bersama orang-orang tercinta.
  • Kesadaran Lingkungan dan Konsumsi Bijak: Slow living berjalan beriringan dengan gaya hidup minim sampah (zero waste) dan konsumsi yang lebih terencana, membuat pelakunya lebih menghargai barang dan pengalaman yang dimiliki.

Menemukan Keseimbangan di Dunia yang Serba Cepat

Menerapkan slow living di tengah gempuran modernisasi tentu memiliki tantangannya sendiri. Para pakar psikologi menekankan bahwa seseorang tidak harus mendadak pindah ke pedesaan atau berhenti dari pekerjaan untuk bisa menikmati slow living.

Langkah-langkah kecil—seperti membatasi waktu layar (screen time), menetapkan batasan jam kerja yang tegas, serta memberikan ruang istirahat tanpa rasa bersalah—sudah menjadi fondasi awal yang kuat untuk membangun pola hidup yang lebih seimbang.

Pada akhirnya, gelombang slow living ini menyampaikan pesan yang sangat jelas: hidup ini untuk dijalani dan dinikmati tiap momennya, bukan sekadar untuk diselesaikan terburu-buru demi garis finis yang semu.

Tags: alasan slow livinggaya hidup seimbanggaya hidup slow livingkesehatan mental Gen Zmakna sukses barumeninggalkan hustle cultureslow living generasi mudatren gaya hidup modern.
bagikan76Tweet47Sendbagikan
Sebelumnya

Muka Natural Kembali Hits: Tren Estetika Bergeser, Gen Z Mulai Tinggalkan Makeup Tebal

Berita Core

Berita Core

Beritacore.com adalah portal berita Gen Z Indonesia terlengkap. Update info terbaru seputar tren masa kini, musik, film, teknologi, dan gaya hidup anak muda.

Berita Terkait

Fenomena Main Character Energy Niatnya Self-Love, Kenapa Malah Bikin Gen Z Merasa Insecure

Fenomena Main Character Energy: Niatnya Self-Love, Kenapa Malah Bikin Gen Z Merasa Insecure?

Jumat, 31 Juli 2026
wawancara kerja

Unik tapi Nyata: 15% Gen Z Temani Anak Wawancara Kerja hingga Bantu Nego Gaji

Kamis, 30 Juli 2026
Strategi Quiet Quitting

Strategi Quiet Quitting: Alasan Gen Z Lebih Memilih Kerja Secukupnya Demi Work-Life Balance

Kamis, 30 Juli 2026
Fenomena Gen Z

Tolak Promosi Jabatan, Fenomena Gen Z Enggan Jadi Bos dan Pilih Bebas Stres Viral di Media Sosial

Kamis, 30 Juli 2026
Mindset Karier Gen Z

Mindset Karier Gen Z: Kerja Cerdas, Anti-Burnout, dan Tetap Cuan!

Kamis, 30 Juli 2026
AS Blokade Ekonomi Rusia, Buntut Invasi Ukraina

AS Blokade Ekonomi Rusia, Buntut Invasi Ukraina

Senin, 6 Juli 2026
BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Pesta Rakyat Desa Pagaruyung, Dyka Ruyung Kelana Dilantik Jadi Kades

    Pesta Rakyat Desa Pagaruyung, Dyka Ruyung Kelana Dilantik Jadi Kades

    207 dibagikan
    bagikan 83 Tweet 52
  • Upacara Virtual HUT Brimob Polri ke-76 Secara Serentak Seluruh Nusantara

    201 dibagikan
    bagikan 80 Tweet 50
  • Rakit Robot Hingga Memprogram Drone, Ahmad Ghani Al Ghifari Catat Berbagai Prestasi di Bidang Robotik

    200 dibagikan
    bagikan 80 Tweet 50
  • Road To Campus, Forum Human Capital Bekali Mahasiswa Unilak Hadapi Dunia Kerja

    199 dibagikan
    bagikan 80 Tweet 50
  • Jelang HUT Ke-76 Korps Brimob Polri, Brimob Polda Riau Gelar Baksos di Tempat Ibadah

    199 dibagikan
    bagikan 80 Tweet 50

Berita Terbaru

Slow Living

Bukan Lagi Hustle Culture, Ini Alasan Kenapa Slow Living Jadi Impian Baru Generasi Muda

Jumat, 31 Juli 2026
Muka Natural Kembali Hits Tren Estetika Bergeser, Gen Z Mulai Tinggalkan Makeup Tebal

Muka Natural Kembali Hits: Tren Estetika Bergeser, Gen Z Mulai Tinggalkan Makeup Tebal

Jumat, 31 Juli 2026
Fenomena Main Character Energy Niatnya Self-Love, Kenapa Malah Bikin Gen Z Merasa Insecure

Fenomena Main Character Energy: Niatnya Self-Love, Kenapa Malah Bikin Gen Z Merasa Insecure?

Jumat, 31 Juli 2026
Kembali ke Era Analog (1)

Kembali ke Era Analog: Kenapa Gen Z Ramai-Ramai Tinggalkan Earphone Wireless dan Beralih ke Kabel?

Jumat, 31 Juli 2026
Dilema Paylater dan Glow Up Ketika Gen Z Ingin Melek Finansial tapi Terjebak Gaya Hidup Digital

Dilema Paylater dan Glow Up: Ketika Gen Z Ingin Melek Finansial tapi Terjebak Gaya Hidup Digital

Jumat, 31 Juli 2026

EDITOR'S PICK

Kapolsek Kerumutan Kerahkan Personil Lakukan Operasi Yustisi

Kapolsek Kerumutan Kerahkan Personil Lakukan Operasi Yustisi

Senin, 6 Desember 2021
Patroli Karhutla, Polsek Bandar Sei Kijang Pastikan Wilayahnya Tidak Ada Titik Api

Patroli Karhutla, Polsek Bandar Sei Kijang Pastikan Wilayahnya Tidak Ada Titik Api

Sabtu, 20 November 2021
Kejar Capaian Vaksinasi di Akhir Tahun, Polsek Bandar Sei Kijang Buka Layanan Vaksin Hingga Malam

Kejar Capaian Vaksinasi di Akhir Tahun, Polsek Bandar Sei Kijang Buka Layanan Vaksin Hingga Malam

Selasa, 21 Desember 2021
Polsek Ukui Laksanakan Sosialisasi Protokol Kesehatan Kepada Masyarakat

Polsek Ukui Laksanakan Sosialisasi Protokol Kesehatan Kepada Masyarakat

Sabtu, 13 November 2021
logo-berita-core-footer

Portal Berita Gen Z
Biar nggak FOMO, pantengin Beritacore.com! Tempat nongkrongnya Gen Z Indonesia buat update berita viral, pop culture, dan obrolan yang lagi hangat hari ini.

Follow us

Install Web App

installation-qr-code (1)
  • Tentang Kami
  • Info Pariwara
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat & Kondisi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Beritacore.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Core News
    • Viral
    • Indo Pop
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Fits (Fashion)
    • Gadget & Games
    • Hype & Kuliner
  • Inforial
    • Selebriti
    • Olah Raga
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Kota Pekanbaru
  • Mindset
    • Hustle (Karier/Uang)
    • Mental Health
    • Perspektif
  • Pop Culture
    • Hiburan
    • Film & Series
    • Musik/K-Pop
  • Kontak

© 2025 Beritacore.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist