• Tentang Kami
  • Info Pariwara
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat & Kondisi
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Rabu, 8 Juli 2026
Beritacore.com | Suara, Tren, dan Gaya Hidup Gen Z Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Core News
    • Viral
    • Indo Pop
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Fits (Fashion)
    • Gadget & Games
    • Hype & Kuliner
  • Inforial
    • Selebriti
    • Olah Raga
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Kota Pekanbaru
  • Mindset
    • Hustle (Karier/Uang)
    • Mental Health
    • Perspektif
  • Pop Culture
    • Hiburan
    • Film & Series
    • Musik/K-Pop
  • Kontak
Beritacore.com | Suara, Tren, dan Gaya Hidup Gen Z Indonesia
  • Home
  • Core News
    • Viral
    • Indo Pop
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Fits (Fashion)
    • Gadget & Games
    • Hype & Kuliner
  • Inforial
    • Selebriti
    • Olah Raga
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Kota Pekanbaru
  • Mindset
    • Hustle (Karier/Uang)
    • Mental Health
    • Perspektif
  • Pop Culture
    • Hiburan
    • Film & Series
    • Musik/K-Pop
  • Kontak
No Result
View All Result
Berita Core
No Result
View All Result
Home Inforial

Jokowi Sayangkan Respon Myanmar yang Tolak Bantuan ASEAN

Berita Core oleh Berita Core
Selasa, 9 November 2021
in Inforial
A A
0
Jokowi Sayangkan Respon Myanmar yang Tolak Bantuan ASEAN

Presiden Jokowi dalam telekonferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/8). Presiden menyayangkan sikap Myanmar yang menolak bantuan ASEAN untuk keluar dari krisis politik di negara tersebut. (Foto: Courtesy/Biro Setpres)

190
DIBAGIKAN
1.5k
VIEWS
BagikanBagikan

Beritacore.com – Presiden Joko Widodo menyayangkan respon Myanmar yang menolak bantuan ASEAN untuk keluar dari krisis politik di negara tersebut. Pernyataan itu disampaikan Jokowi sewaktu menghadiri KTT ASEAN ke-39 secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (26/10/2021).

Dilansir voaindonesia.com, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan Presiden juga menyayangkan penolakan akses yang diminta oleh utusan khusus ASEAN untuk bertemu dengan semua pihak terkait menjelang saat-saat terakhir diselenggarakannya KTT.

READ ALSO

tokoh masyarakat

Tokoh Masyarakat: Pilkades 2026 Bisa Dilaksanakan, Tak Perlu Tunggu Aturan Baru

Kamis, 29 Januari 2026
RSUD Berpolemik Wali Kota Tak Bersuara Krisis Kepemimpinan di Pangkalpinang

RSUD Berpolemik, Wali Kota Tak Bersuara: Krisis Kepemimpinan di Pangkalpinang

Senin, 6 Juli 2026

“Keputusan ASEAN untuk mengundang wakil Myanmar pada tingkat non-politik dalam KTT adalah sebuah keputusan yang berat, tapi memang harus dilakukan. Presiden mengingatkan penting bagi kita untuk tetap menjaga penghormatan terhadap prinsip-prinsip non-interference, namun di pihak lain kita juga berkewajiban menjunjung tinggi prinsip-prinsip lain di dalam piagam ASEAN, seperti democracy, good governance, penghormatan terhadap HAM, dan pemerintah yang konstitusional,” ungkap Retno.

Retno mengatakan, Jokowi juga menegaskan bahwa keputusan tersebut juga memberi ruang bagi ASEAN untuk tetap menjalankan kemajuan-kemajuan sebagaimana dijanjikan kepada rakyat ASEAN. Meski begitu, Presiden mengatakan bahwa uluran tangan ASEAN harus tetap ditawarkan kepada Myanmar, termasuk bantuan kemanusiaan.

“Rakyat Myanmar memiliki hak untuk hidup damai, dan sejahtera, dan Indonesia secara konsisten mengharapkan demokrasi melalui proses yang inklusif dapat segera dipulihkan di Myanmar,” tuturnya.

Seperti diketahui, Myanmar tidak menghadiri KTT setelah ASEAN memutuskan untuk tidak mengundang pemimpin junta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing dan pejabat militer lainnya. Keputusan tersebut diambil karena militer Myanmar dianggap gagal mengimplementasikan lima poin konsensus yang dicapai pada pertemuan para pemimpin ASEAN di Jakarta pada April 2021.

“KTT 38 dan 39 ASEAN ini dipimpin langsung oleh Sultan Hasaanal Bolkiah selaku Ketua ASEAN. KTT dihadiri oleh sembilan pemimpin ASEAN dan Sekjen ASEAN. Sesuai dengan keputusan emergency meeting para Menlu ASEAN, Myanmar telah diundang pada level non-politik, namun sampai pelaksanaan KTT, Myanmar tidak menyampaikan wakil pada level non-politik. Screen untuk Myanmar tetap disiapkan, Myanmar adalah anggota ASEAN,” kata Retno.

Tidak Ada Pelanggaran

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan sebenarnya keputusan yang dihasilkan dalam KTT ASEAN mengikat seluruh anggota yang hadir. Negara-negara tersebut, tambahnya, memiliki kewajiban untuk menindaklanjuti kesepakatan yang dihasilkan.

Faizasyah membantah tidak mengundang pemimpin junta Myanmar dalam KTT ASEAN kali ini sebagai bentuk pelanggaran terhadap prinsip non-intervensi sebagaimana yang tercantum dalam Piagam ASEAN.

Keputusan tersebut, katanya, diambil karena kekecewaan negara-negara ASEAN terhadap kunta Myanmar yang dianggap tidak melaksanakan sepenuhnya lima poin konsensus terkait Myanmar yang disepakati dalam KTT ASEAN di Jakarta pada April lalu

“Memang ada kekecewaan dari negara- negara anggota ASEAN atas tidak ada kemajuan yang progresif dari lima poin konsensus yang disepakati oleh leaders ya,” ujar Faizasyah.

Forum Dialog Harus Terus Dibuka

Peneliti ASEAN dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Pandu Prayoga, mengatakan langkah untuk tidak mengundang pemimpin junta Myanmar pada KTT ASEAN kali ini merupakan tindakan tepat. Apalagi, katanya, sikap semacam ini juga bukan hanya untuk kepentingan ASEAN, tetapi sebagai pesan kepada dunia bahwa ASEAN tidak mendukung atau melindungi junta Myanmar.

“Sudah seluruh pemimpin ASEAN memberikan masukan tetapi kenapa ditolak? Ini sebenarnya sinyal supaya Myanmar bisa berdialog soal persoalan dalam negerinya,” ungkap Pandu

Menurutnya negara-negara ASEAN harus terus melakukan dialog dengan pihak Myanmar. Negara tersebut, tambahnya, sangat bergantung pada China. Karena itu, menurut Pandu, ASEAN harus mendekati Beijing untuk membujuk junta Myanmar supaya mau menerima utusan khusus ASEAN sekaligus melaksanakan lima poin konsensus.

Pandu menegaskan tidak diundangnya junta Myanmar dalam KTT ASEAN bukan berarti melanggar prinsip non-intervensi mengingat ASEAN sudah meminta izin untuk membantu mencarikan solusi atas krisis politik Myanmar melalui dialog dan negosiasi.

Pandu mengatakan, Indonesia dan Brunei Darussalam harus segera menindaklanjuti hasil KTT ASEAN kali ini agar Myanmar bersedia membuka pintu dialog. Krisis politik di Myanmar terjadi setelah militer melakukan kudeta terhadap pemerintahan sipil yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi. (Rls)

Tags: ASEANJokowiMyanmar
bagikan76Tweet48Sendbagikan
Sebelumnya

Polsek Ukui dan Puskesmas Gelar Vaksinasi Massal ke Desa Silikuan Hulu

Berikutnya

Antisipasi Libur Nataru, Pemerintah Bakal Berlakukan Pembatasan Mobilitas Lagi?

Berita Core

Berita Core

Beritacore.com adalah portal berita Gen Z Indonesia terlengkap. Update info terbaru seputar tren masa kini, musik, film, teknologi, dan gaya hidup anak muda.

Berita Terkait

tokoh masyarakat

Tokoh Masyarakat: Pilkades 2026 Bisa Dilaksanakan, Tak Perlu Tunggu Aturan Baru

Kamis, 29 Januari 2026
RSUD Berpolemik Wali Kota Tak Bersuara Krisis Kepemimpinan di Pangkalpinang

RSUD Berpolemik, Wali Kota Tak Bersuara: Krisis Kepemimpinan di Pangkalpinang

Senin, 6 Juli 2026
SMSI Bengkalis Serukan Kebangkitan Pers, Ajak Sukseskan Puncak HPN 2026 di Banten

SMSI Bengkalis Serukan Kebangkitan Pers, Ajak Sukseskan Puncak HPN 2026 di Banten

Jumat, 23 Januari 2026

Pemeriksaan 8 Saksi Dana PI SPRH Dinilai Belum Cukup, INPEST: Bongkar hingga Akar

Selasa, 20 Januari 2026
APBD Kota Pekanbaru Terlambat Disahkan, Ade Hartati Rahmat Pertanyakan Transparansi dan Kepatuhan Regulasi

APBD Kota Pekanbaru Terlambat Disahkan, Ade Hartati Rahmat Pertanyakan Transparansi dan Kepatuhan Regulasi

Senin, 19 Januari 2026
Dugaan Korupsi Anggaran Kegiatan Penyediaan Peralatan Dan Perlengkapan Kantor Setda Rohil Tahun Anggaran 2024-2025

Dugaan Korupsi Anggaran Kegiatan Penyediaan Peralatan Dan Perlengkapan Kantor Setda Rohil Tahun Anggaran 2024-2025

Senin, 19 Januari 2026
BERITA LAINNYA
Berikutnya
Antisipasi Libur Nataru, Pemerintah Bakal Berlakukan Pembatasan Mobilitas Lagi?

Antisipasi Libur Nataru, Pemerintah Bakal Berlakukan Pembatasan Mobilitas Lagi?

Pemerintah Bakal Tilang Kendara yang Tidak Lulus Uji Emisi

Pemerintah Bakal Tilang Kendara yang Tidak Lulus Uji Emisi

Sandiaga Soal Anjing Canon Sebut Kekerasan pada Hewan Bukan Wisata Halal

Sandiaga Soal Anjing Canon Sebut Kekerasan pada Hewan Bukan Wisata Halal

Prabowo Serahkan 2 Kapal Perang Baru, Diminta TNI AL Jaga Aset Rakyat

Prabowo Serahkan 2 Kapal Perang Baru, Diminta TNI AL Jaga Aset Rakyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Pesta Rakyat Desa Pagaruyung, Dyka Ruyung Kelana Dilantik Jadi Kades

    Pesta Rakyat Desa Pagaruyung, Dyka Ruyung Kelana Dilantik Jadi Kades

    206 dibagikan
    bagikan 82 Tweet 52
  • Upacara Virtual HUT Brimob Polri ke-76 Secara Serentak Seluruh Nusantara

    201 dibagikan
    bagikan 80 Tweet 50
  • Rakit Robot Hingga Memprogram Drone, Ahmad Ghani Al Ghifari Catat Berbagai Prestasi di Bidang Robotik

    200 dibagikan
    bagikan 80 Tweet 50
  • Road To Campus, Forum Human Capital Bekali Mahasiswa Unilak Hadapi Dunia Kerja

    199 dibagikan
    bagikan 80 Tweet 50
  • Jelang HUT Ke-76 Korps Brimob Polri, Brimob Polda Riau Gelar Baksos di Tempat Ibadah

    198 dibagikan
    bagikan 79 Tweet 50

Berita Terbaru

Tren Game 2026

Tren Game 2026 yang Wajib Masuk Playlist Kamu: Bye Spek Dewa, Halo Era AI!

Selasa, 7 Juli 2026
5 Tren Fashion Gen Z 2026

Bye Baju Ketat! Ini 5 Tren Fashion Gen Z 2026 yang Bikin OOTD Kamu Makin Slay

Selasa, 7 Juli 2026
Kuliner Paling Dicari Gen Z Tahun Ini

Kuliner Paling Dicari Gen Z Tahun Ini: Dari Cokelat Dubai sampai Varian Matcha!

Senin, 6 Juli 2026
Mindset Karier Gen Z

Mindset Karier Gen Z: Kerja Cerdas, Anti-Burnout, dan Tetap Cuan!

Selasa, 7 Juli 2026
tokoh masyarakat

Tokoh Masyarakat: Pilkades 2026 Bisa Dilaksanakan, Tak Perlu Tunggu Aturan Baru

Kamis, 29 Januari 2026

EDITOR'S PICK

Polsek Langgam Gelar Operasi Yustisi Prokes Covid-19

Polsek Langgam Gelar Operasi Yustisi Prokes Covid-19

Jumat, 28 Januari 2022
Cegah Karhutla, Polsubsektor Pelalawan Edukasi Masyarakat akan Pentingnya Jaga Kelestarian Lingkungan

Cegah Karhutla, Polsubsektor Pelalawan Edukasi Masyarakat akan Pentingnya Jaga Kelestarian Lingkungan

Sabtu, 1 Januari 2022
Cegah Penyebaran Covid-19 dan Gangguan Kamtibmas, Polsek Langgam Gelar Patroli KRYD

Cegah Penyebaran Covid-19 dan Gangguan Kamtibmas, Polsek Langgam Gelar Patroli KRYD

Jumat, 7 Januari 2022
Laura Anna Alami Ulkus Dekubitus, Penyakit Seperti ini

Laura Anna Alami Ulkus Dekubitus, Penyakit Seperti ini

Kamis, 16 Desember 2021
logo-berita-core-footer

Biar nggak FOMO, pantengin Beritacore.com! Tempat nongkrongnya Gen Z Indonesia buat update berita viral, pop culture, dan obrolan yang lagi hangat hari ini.

Follow us

Install Web App

installation-qr-code (1)
  • Tentang Kami
  • Info Pariwara
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat & Kondisi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Beritacore.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Core News
    • Viral
    • Indo Pop
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Fits (Fashion)
    • Gadget & Games
    • Hype & Kuliner
  • Inforial
    • Selebriti
    • Olah Raga
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Kota Pekanbaru
  • Mindset
    • Hustle (Karier/Uang)
    • Mental Health
    • Perspektif
  • Pop Culture
    • Hiburan
    • Film & Series
    • Musik/K-Pop
  • Kontak

© 2025 Beritacore.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist